BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Beriman kepada qada dan qadar merupakan salah satu diantara rukun iman yang harus diyakini oleh setiap muslim. Umat Islam memahami takdir sebagai bagian dari tanda kekuasaan Tuhan yang harus di imani sebagaimana dikenal dalam rukun iman. Secara keilmuan umat Islam dengan sederhana telah mengartikan takdir sebagai segala sesuatu yang sudah terjadi. Kesadaran manusia untuk merupakan kesadaran akan kelemahan dirinya.
Untuk memahami konsep takdir, jadi umat Islam tidak dapat melepaskan diri dari dua dimensi pemahaman takdir. Kedua dimensi dimaksud ialah dimensi ketuhanan dan dimensi kemanusiaan. Banyak manfaat mempelajari iman kepada qada dan qadar adalah memperkuat iman dan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT. Bukan sebaliknya, mempelajari iman kepada qada dan qadar malah membuat seseorang menjadi putus asa dan patah semangat. Setiap manusia tidak ada yang mengetahui qada dan qadar Allah yang akan terjadi pada masing-masing individu, oleh karena itulah kita sebagai muslim wajib mempelajari iman kepada qada dan qadar .
1.2 Rumusan Masalah
a. Apa pengertian beriman kepada takdir?
b. Aliran apa saja yang timbul berkenaan dengan takdir?
c. Apa pengaruh beriman kepada takdir?
d. Bagaimana tingkatan beriman kepada takdir?
1.3 Tujuan Masalah
a. Untuk mengetahui pengertian beriman kepada takdir.
b. Untuk mengetahui Aliran-aliran yang timbul untuk berkenaan dengan takdir.
c. Untuk mengetahui pengaruh beriman kepada takdir.
d. Untuk mengetahui tingkatan-tingkatan beriman kepada takdir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar